| (AIDS) | |
| Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal | |
| Pita Merah terlipat adalah simbol solidaritas orang-orang yang positif terinfeksi virus HIV dan AIDS. | |
| ICD-10 | B24. |
| ICD-9 | 042 |
| DiseasesDB | 5938 |
| MedlinePlus | 000594 |
| eMedicine | emerg/253 |
| MeSH | D000163 |
| Daftar singkatan dalam artikel ini : AIDS: Acquired immune deficiency syndrome HIV: Human immunodeficiency virus CD4+: Sel T pembantu CCR5: Chemokine (C-C motif) receptor 5 CDC: Centers for Disease Control and Prevention WHO: World Health Organization PCP: Pneumocystis pneumonia TB: Tuberkulosis MTCT: Mother-to-child transmission HAART: Highly active antiretroviral therapy STI/STD: Sexually transmitted infection/disease |
Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.
HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.[2][3] Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.




















